Sabtu kemaren tidak ada yang bisa diceritakan selain kegagalan mendapatkan port data USB di backflip dan sate jaran yang membuat hari ini perut saya jadi mekar. Froyo tidak jadi berada di tangan, malah batuk-batuk dan perut kembung mendera. Ditambah dengan lalainya saya mengisi ulang Smartfren harian saya... ahh... lengkap sudah...
Saya ditelepon oleh V3, menmberitahukan bahwa Motorola Backflip saya tidak bisa diapa-apakan. Port USB di sebelah kanan yang menyala kalau ada koneksi atau kalau baterei melemah tidak bisa diganti. Saat itu saya sedang berada di kamar mandi. Saya lanjutkan ritual kecil sekitar 15 menit, kemudian meluncur menuju service centre V3. Saya temui bozz yang berkaca mata bertato di tangan dan kakinya. Saya tanyakan apakah memang portnya yang rusak, atau ada sesuatu yang lain yang bisa dilakukan. Sepertinya memang tidak bisa menjawab dengan pasti, jawaban apa yang pasti untuk kasus Motorola Backflip bundlingan AT&T itu. OK. Saya ambil barang, saya coba tanyakan nanti di tujuan berikutnya sore hari nanti.
Saya pikir-pikir sendiri. Barangkali memang bukan salah portnya, atau salah kabelnya. Yang salah adalah Motorola Backflip tidak beredar di Indonesia secara umum dan saya tidak membawa serta kabel data bawaan aslinya. Jadinya, Ponsel tanpa kabel data yang tidak bisa di-root tidak bisa di ganti system operasinya. Oh, Androidku sayang.... harus kucarikan jodoh lagi dengan bongkaran rusak di pasar US sana.....
Lanjut di sore hari.... Bersama mas Wahyu, saya mengambil satu lagi Ponsel Android yang bertajuk HTC Hero CDMA, yang juga dihandle oleh OS Cup Cake Android 1.5, sama seperti Motorola Backflip saya. Nah, di Godean ini, saya mau membuktikan hasil oprekan mas Habib yang akan membuat HTC Hero CDMA itu berubah menjadi Eclair. Sampai di Godean, mas Habib sudah menunggu dan segera memberi tutorial ringan kepada mas Wahyu. Dicolek sana sini, seret sana sini, sudah OK. Nah, giliran saya bertanya, apakah memang sulit menemukan spare part Hape yang tidak diproduksi di Indonesia? Kalau ada, di manakah tempatnya? Jedeng.... Ahli Android ini ternyata juga belum tahu masalah yang dihadapi Backflip ini bisa diatasi atau tidak.... OK... kami pamit dan mampir di....
SATE JARAN JITU. Lokasinya persis di sebelah Koramil Godean, menghadap ke utara. Kami mencoba sate bakar dan tongseng. Tidak lupa sambil menunggu pesanan selesai, kami utak atik Android masing-masing. Update status di Facebook, gesek gesek, puter puter.... sampai makanan datang. Lekas kami sambut dengan sentuhan khas penunggang kuda yang cekatan menyelesaikan tugas. Selesai makan, kembali utak atik Android sampai bener-bener kehabisan baterei.... Mengomentari sate jaran yang tidak seenak di Gedong Kuning, check in di locator GPS, sampai mencoba navigator.
Begitulah hari Sabtu, sudah berlalu dan hari ini kita akan berburu.... tunggu kami, ya....
Read more...
Sabtu, 17 September 2011
Sabtu tlah Berlalu, Hari Minggu Kita Berburu
Kamis, 15 September 2011
Kamis adalah Semangat
Kamis 15 September 2011, menuju ke harapan baru. Daripada berharap kiamat tidak jadi datang, lebih baik menyiapkan diri menemui kejayaan. Ingat, kejayaan itu tidak akan datang menghampiri tanpa ada atraksi dari diri. Kejayaan siap menunggu siapa yang datang membawa kerja keras dan harapan. Kejayaan menyiapkan hidangan kenikmatan dan kasih sayang yang berlimpah. Namun, siapa yang tahu di manakah kejayaan itu berada?
Kejayaan berada di puncak gunung. Gunung itu tinggi sekali. Jalannya licin, berbatu, dan kadang bercampur tai. Ada ular dan ada peri. Ada gua dan ada kali. Ada pohon besar berdaun lebat dan ada semak berduri. Lewatilah dan capai tempat tinggal kejayaan. Kejayaan tentu sudah bersiap dengan tempat istirahat dan secangkir madu murni. Silahkan berbondong-bondong mendaki dan menemui. Kejayaan pasti setia menanti.
Nah, mari kita daftar, apa saja yang harus disiapkan untuk pendakian penuh percaya diri ini.
1. Nyali. Siapkan nyali berlipat-lipat. Perjalanan ini sungguh berat. Lihatlah aral yang siap menghadang. Barangkali ada badai juga yang akan berputar. Maka, hanya nyali yang akan menetapkan langkah untuk terus memegang arah menuju kejayaan.
2. Tentukan jalur. Tersesat itu biasa. Namun jika sudah disiapkan jalurnya, sudah ditentukan alurnya, jalan sesat itu akhirnya bisa menjadi pelajaran berharga. Perlu disiapkan juga bekal pelatihan jika keadaan memang memaksa kita harus melaluinya.
3. Bekali diri dengan hati suci. Jika ingin mencapai kejayaan, kerja keras dan harapan saja tidak akan melapangkan jalan ke sana. Hati yang tulus dan suci juga diperlukan untuk menyabarkan diri. Tidak sembrono, dan bahkan memberi manfaat kepada penghuni alam yang dilalui. Semakin banyak yang ditemui, semakin senang hati, semakin bahagia makhluk yang kita temui. Tulus dan ikhlas hatilah yang akan menjaga kita sampai di rumah kejayaan.
Begitu dulu, barangkali ada tips dan trik hebat lain yang bisa ditambahkan oleh saudaraku, silahkan ditambahkan. Terimakasih.
Read more...